Kamis, 15 Desember 2022

Intermezzo (2)

Sering aku bawa motor kencang kencang tapi istriku tidak pernah komplain, aku bingung dan aku pun bertanya.
"Sayang kamu ndak takut abang bawa motor kencang kencang?", tanyaku.
"Ndak sayang", jawabnya singkat.
"Kenapa tu? Sedangkan mama aja abang bonceng komplain terus padahal ndak kencang, biasa aja", lanjutku.
"Karena Rara percaya sama abang", jawab si cantik manis.
Secara spontan ku kecup kening istriku tercinta.
Aku bertanya lagi.
"Sayang waktu kita baru kenal, kan abang bawa kamu jalan jalan masuk hutan. Kamu ndak takut abang perkosa atau abang bunuh, kan kita baru kenal?", tanyaku.
"Ndak sayang", jawab si cantik.
"Kenapa tu? Kok ndak takut kamu?", lanjutku.
"Karena Rara percaya sama abang sayangkuuuuuuu", jawab bidadari surga.
Secara spontan lagi ku cium bibir lembutnya.

I MISS YOU SAYANGKU, CINTAKU, ISTRIKU, BIDADARIKU!

Intermezzo

Pernah aku bertanya kepada istriku.
"Sayang kamu ndak punya idola kayak orang orang seumuran kamu?", tanyaku sambil melihat mata cantiknya.
"Idola apa?", jawab bidadariku.
"Ya idola kayak penyanyi gitu atau bintang film", jawabku.
"Ndak punya", jawabnya singkat.
"Masa iya? Kayak Nicholas Saputot, Tulustot, Afgantot atau banci banci Korea kayak BTStot, NCTot Dream, EXOtot, atau banci banci lainnya?", lanjutku.
"Hahahaha apalah abang ni, ndak ada Rara suka suka kayak gitu do. Rara tu mengidolakan Nabi Muhammad sama Siti Aisyah", jawab istriku tercinta.
"Memanglah kamu ni ya, impian kali", jawabku sambil mencium keningnya, dilanjutkan membuka bajunya, lalu celananya.
Bercinta halal pun tak dapat terelakkan.

I MISS YOU SO BAD SAYANG!