Jumat, 06 September 2019

Kupu Kupu Cantik

Kenapa tulisan ini berjudul kupu kupu cantik? Ya karena tulisan ini berhubungan dengan hewan cantik yang punya sayap itu. Tapi bukan yang bisa terbang melainkan kupu kupu yang hinggap dipipi. Aneh memang kenapa kupu kupu bisa hinggap dipipi. Semua wanita tidak ingin kupu kupu ini hinggap dipipinya. Kenapa? Karena dengan adanya kupu kupu ini wanita disarankan tidak boleh mempunyai anak apalagi menikah.

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau orang orang terbiasa menyebutnya dengan Lupus. Ya lupus inilah yang disebut dengan kupu kupu cantik. Penyakit ini biasanya ditandai dengan adanya ruam berbentuk kupu kupu dipipi para penderitanya. Lupus seringkali susah terdeteksi karena gejalanya yang hampir sama dengan penyakit lain tergantung organ apa yang diserang lupus itu sendiri. Yang membedakan yaitu adanya protein didalam urine, sering kekurangan darah (padahal tidak berkegiatan), dan sering lelah. Karena susah terdeteksi lupus sering juga disebut penyakit seribu wajah.

Awalnya aku biasa saja mendengar kata lupus. Penyakit autoimun yang tidak ada obatnya ini menyerang istriku. Aku masih biasa saja sampai istriku bercerita tentang lupus kepadaku. Menangis sekencang kencangnya didalam hati yang bisa kulakukan sambil berdoa kepada Allah SWT. Ya penyakit ini membuatku sedih sesedih sedihnya. Tapi sedikitpun tidak kulihatkan kesedihan itu didepan istriku. Karena aku mencintai istriku lebih dari aku mencintai diriku sendiri. Aku percaya semua yang terjadi di alam semesta ini atas kehendak Allah SWT. Aku tidak percaya dengan kebetulan, keberuntungan, dan kesialan. Karena seperti itulah yang ada didalam Al-Qur'an.

Perjuangan aku dan istriku melawan lupus dikuatkan oleh Muhammad Adz-Zikran Alvonso. Ya Zikran adalah anak pertama kami (mungkin satu satunya anak kami). Bayi ganteng nan lucu ini dititipkan ke rahim istriku. Dia menjadi obat hidup kami. Allah SWT sangat sayang dan cinta kepada kami karena hampir semua dokter menyarankan untuk tidak mempunyai anak bagi penderita lupus. Kembali kata syukur terucap dari mulutku.

ALHAMDULILLAH
ALHAMDULILLAH
ALHAMDULILLAH

Kami adalah keluarga yang bahagia.

Zikran tumbuh dengan perkembangan yang sangat cepat.......9 bulan lepas asi.......to be continued.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar